Mengintip Prediksi Bola Pemain Eropa Di Liga Amerika

mls

Sejumlah pemain Liga Eropa kini memperkuat tim Amerika, ada masih bertaji, dan ada yang tumpul. Soal masa depan, prediksi bola ada yang ingin balik ke klub lama

Mungkin banyak diantara Anda yang rindu melihat aksi sejumlah pemain lawas Liga Eropa ini. pasalnya saat membela tim Eropa, baik Liga Italia, Liga Inggris, maupun Liga Spanyol, mereka sangat gahar, dan jadi momok menakutkan bagi lawan, tapi sejak memilih berlabuh ke klub Sepak Bola Liga Amerika yang dikenal dengan Major League Soccer (MLS), prediksi bola menilai kiprahnya nyaris tak terdengar. Padahal jika dikaji dari performa, kata sejumlah pengamat bola seandainya saja mereka masih bertahan di klub lamanya, pasti masih akan tetap bernas.

Mengintip Prediksi Bola Pemain Eropa Di Liga Amerika

Mengintip Prediksi Bola Pemain Eropa Di Liga Amerika

MLS sendiri merupakan salah satu liga sepak bola termuda di dunia, karena baru berdiri tahun 1993 lalu, dan saat ini diisi oleh 20 tim sepak bola dari berbagai daerah di Amerika Serikat. Namun pergerakannya tidak sesignifikan liga lain di dunia, karena sempat hampir dibubarkan karena minimnya tim yang ingin berkompetisi, dan masalah keuangan, ditambah pula hasil tidak memuaskan timnas Amerika Serikat di Piala dunia 1998 yang harus tersingkir di awal penyisihan. Namun tahun 2004 kebangkitan terjadi, dengan mulainya taktik merekrut pemain asal liga terkenal eropa. Dan kini liga ini sudah memainkan puluhan bintang Eropa, untuk melejitkan popularitas liga dan tim.

 

Simak Prediksi Bola Perjalanan Bintang Eropa Di Liga Amerika

Sejumlah nama pemain sepak bola tenar dunia yang sudah merapat ke MLS adalah David Villa, Frank Lampard, Kaka, Steven Gerrard, Nigel De Jong, Andrea Pirlo, dan Julio Baptista. Mereka ini menurut prediksi bola menjadi andalan beberapa tim Amerika yang bertarung di MLS dan western conference.

  • David Villa

Siapa yang tak kenal David Villa, semasa merumput di Liga Spanyol, dia sempat menjadi striker utama yang dikenal dengan tendangan cepat dan akuratnya. Dia pernah membela Barcelona periode 2010-2013 dan mencetak 33 gol dari 77 laga. Dia juga menjadi punggawa utama skuat Atletico Madrid hingga 2014, sebelum akhirnya memutuskan hijrah membela tim New York City. Memang banyak yang menyayangkan keputusannya tahun 2014 silam itu, namun saat ini dia membuktikan meskipun sudah berusia 34 tahun, dia tetap jadi striker tajam bagi klub MLS tersebut, dan musim ini sudah mencetak 8 gol dari 13 laga terbarunya.

  • Frank Lampard

Peraih top skor klub Chelsea sepanjang masa tahun 2013 ini memang tak pernah sepi dari prestasi, dari prediksi judi bola yang terealisasi, dia pernah terpilih jadi tim terbaik pilihan FIFA tahun 2005, dia juga menjadi salah satu pemain berpengaruh saat masih berseragam the blues. Namun tahun 2014 dia memutuskan hengkang ke Manchester City, lalu tahun lalu memutuskan menyusul David Villa membela New York City hingga saat ini.

  • Kaka

Peraih Balon d’Or tahun 2007 ini merupakan pencinta sejati klubnya yaitu AC Milan, pada tahun 2003-2009 dia merupakan bomber tak terkalahkan di Liga Italia saat berseragam Rossoneri, namun karena masalah finansial klub, dia akhirnya dijual ke Real Madrid tahun 2009, namun kembali memperkuat AC Milan tahun 2013 hingga 2014 sebelum mencoba peruntungan di klub Orlando City yang kini menduduki peringkat 6 klasemen sementara MLS. Tapi meskipun sudah jauh, dia tetap mengikuti perkembangan prediksi bola Italia. Tercatat selama aktif merumput di Liga Italia, dia sudah bermain 414 kali dengan koleksi 134 gol.

  • Steven Gerrard

Gelandang serang ini pernah menjadi fenomenal saat membela Liverpool di Liga Inggris selama periode 1998 hingga tahun 2015 silam. Dia sudah bermain di 504 laga, dengan total 120 gol yang diciptakannya. Bahkan sampai sekarang dia menjadi pemain tunggal sepak bola dunia yang pernah mencetak gol di semua final kompetisi, mulai dari Piala FA, Liga Utama Inggris, Liga Eropa, hingga Liga Champions. Sama seperti Villa, banyak yang menyayangkan keputusannya membela Los Angeles Galaxy saat ini, karena dinilai tidak lagi seproduktif dulu.

  • Nigel De Jong

Pemain asal Belanda ini dikenal sebagai sosok brutal di lapangan, namun tetap memiliki peran penting bagi skuat yang dibelanya. Selama berkompetisi di Liga Eropa, dia pernah memperkuat Ajax Amsterdam, Hamburger SV, Manchester City, hingga AC Milan, namun karena ingin mencoba peruntungan prediksi sbobet untuk merumput di Liga Amerika, akhirnya dia menerima tawaran Los Angeles Galaxy dan bergabung dengan Steven Gerrard, meskipun belakangan sifat asli brutalnya kembali muncul.

  • Andrea Pirlo

Pemain legenda Liga Italia ini sangat membuat kecewa publik Italia ketika memutuskan membela New York City akhir tahun 2015 lalu. Padahal dia merupakan sosok sentral bagi Juventus, yang merupakan tim Italia terakhir karirnya tahun lalu. Selain jadi kapten tim, dia juga disebut sebagai sosok yang diteladani para pemain muda, bahkan kompatriotnya Buffon tak henti memuji kemampuan Pirlo di lapangan yang belum tergantikan hingga saat ini. hingga saat ini, dia juga belum memperlihatkan performa ciamik bagi New York City, bahkan sempat dipermalukan dengan hasil 7-0 kontra New York Red Bulls bulan lalu.

  • Julio Baptista

Mantan pemain utama Real Madrid era 2005 hingga 2008 ini memang sempat tak memiliki klub tahun 2014 lalu, setelah putus kontrak dengan klub Cruzeiro tahun 2013 lalu. Namun karena ajakan Kaka, diapun menerima pinangan Orlando City yang kini dilatih oleh Heath tersebut. meskipun usianya sudah terbilang tidak produktif namun Baptista diprediksi akan bersinar lagi di penghujung karirnya bersama tim MLS tersebut.

 

Bagaimana Prediksi Bola Masa Depan Pemain Hebat Eropa Ini?

Jika melihat bagaimana performa para pemain di atas dan antusias penikmat sepakbola untuk tetap memuja sang idola, sejumlah pemain menurut prediksi bola masih akan bersinar beberapa musim ke depan. Seperti Andrea Pirlo yang berhasrat untuk ikut membela Timnas Italia di kompetisi Euro 2016 Juni nanti, namun masih terhalang performanya yang belum maksimal bersama New York City. Pemain berambut gondrong ini masih punya harapan, mengingat pelatih Gli Azzurri masih belum memastikan siapa pemain yang benar-benar akan di boyong ke Prancis nanti, dan dia memiliki komunikasi yang lancar dengan sang pelatih.

Sementara Kaka sepertinya akan membawa lebih banyak temannya untuk membela klub Amerika, sebab dia memprediksi dalam beberapa musim berikut, Liga ini akan menjadi yang terbaik di dunia. Dia juga sudah berkomunikasi dengan mantan kiper Real Madrid Iker Casillas untuk diajak merapat ke Orlando City, kemungkinan besar Kaka akan gantung sepatu di Liga Amerika, seperti yang sudah dilakukan Raul Gonzales yang baru gantung sepatu akhir tahun lalu usai membela tim MLS. Hal ini juga akan jadi keputusan akhir pemain lain yang sudah merasakan nikmat memperkuat tim sepak bola Negeri Paman Sam tersebut.

Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh para penggemar sepak bola terkait dimana idola mereka merumput. Sebab menurut pengamat bola, yang menentukan kesuksesan seorang pemain bola adalah konsistensi pemain menunjukkan performa terbaik saat membela tim manapun. Jadi bukan berarti bermain di MLS akan menghancurkan karir pemain bola Eropa, bisa jadi menurut prediksi judi online merekalah nanti yang akan menjadi alasan utama majunya sepak bola Amerika melebihi liga lainnya di seluruh dunia.