18 Film Pixar Dari Yang Terburuk Sampai Yang Terbaik (I)

18 Film Pixar Dari Yang Terburuk Sampai Yang Terbaik (I)

Pixar adalah salah satu studio paling sukses di dunia ini. Mereka telah membuat film yang lebih hebat daripada sebelumnya dan siapa saja, tapi bahkan film yang terbaik pun memiliki ketidaksempurnaan. Sementara kebanyakan film Pixar adalah film terbaik, tetap pasti masih ada yang terbaik dari yang terbaik dan pasti ada yang terburuk. Kami akan menentukan peringkat mereka, dari bawah ke atas.

2 Film Dengan Animasi Keren Tapi Kurang Cerita

Pixar memang terkenal dengan teknologi animasi yang mengesankan. Tapi bagaimana dengan ceritanya?

  1. Cars 2

Kita akan mulai dengan Cars 2. Mungkin Anda tidak sepakat dengan ini. Tapi coba perhatikan. Cars 2 sering disebut-sebut sebagai salah satu film Pixar yang terburuk. Cerita antara Matter yang diabaikan oleh McQueen benar-benar membuat penonton marah akan McQueen. Sebenarnya, film tentang mata-mata Pixar ini bukanlah ide yang buruk dengan cara apa pun, tidak jelas mengapa ada orang yang mengira Cars adalah dunia yang tepat untuk menempatkan sisi atau adegan agen mata-mata.

Kini setelah Cars 3 keluar, sekuelnya ini bahkan terlihat lebih tidak pada tempatnya karena alur utama dan fokus karakter dilakukan tidak sebagaimana mestinya. Bahkan tokoh yang difokuskan sama sekali tidak memiliki ikatan atau kaitan dengan tokoh utama dari Cars seperti yang sudah kita lihat di Cars pertama. Wajar jika Cars 2 ada di urutan terakhir.

  1. Monsters University

Monsters University memiliki pesan unik di antara film animasi lain. Yakni, gagasan bahwa hanya karena Anda memiliki mimpi, bukan berarti Anda benar-benar mampu mencapainya. Sayangnya, bagian bagus dari film tersebut cepat berakhir dan film ini seperti menggantung begitu saja. Secara keseluruhan, sebagai film yang lengkap, sekuel ini tidak mendekati tingkat film pendahulunya. Konten atau pesan utama dari film ini benar-benar sulit untuk ditemukan hingga akhir film.

2 Film Bagus Tapi Tidak Biasa

Film Pixar memang ingin terlihat berbeda. Tapi justru yang terjadi adalah hal yang sebaliknya seperti dua film berikut ini;

  1. The Good Dinosaur

Tidak ada yang salah dengan The Good Dinosaur, kenyataannya hanya ada banyak hal yang tidak pas di dalamnya. Film ini melewati jadwal produksi yang jauh lebih ketat daripada yang dilakukan film Pixar lainnya, dan hasilnya hanyalah gagasan berbeda yang menceritakan sebuah cerita yang cukup layak, tapi sama sekali tidak memiliki keajaiban yang biasanya dibawa Pixar.

Film ini disimpan dari daftar paling bawah karena menjadi salah satu produksi Pixar yang paling mengesankan secara teknis, ini benar-benar menakjubkan secara visual, tapi hanya itu yang membuat film ini berjalan dengan baik. Jadi, dari sisi tampilan saja film ini terlihat sangat mengesankan. Tapi dari sisi cerita, tidak ada keajaiban sebagaimana film Pixar lainnya.

  1. Brave

Cukup mengejutkan memang jika film Brave berada di urutan bawah dalam daftar dewa poker ini karena film tersebut melakukan begitu banyak hal unik yang patut diperhatikan. Ada protagonis wanita yang merupakan pertama kali ada di film Pixar. Merida adalah karakter orisinil yang fantastis. Tapi, film tersebut menjadi korban salah satu cacat besar Disney karena cerita pemberontak protagonis wanita yang melawan keluarganya, tidak belajar apa-apa, dan kemudian mendapatkan semua yang dia inginkan.

Dari beberapa film di atas, tentu masih ada film Pixar lain dengan karakter yang berbeda. Ikuti halaman berikutnya untuk melihat daftar film Pixar dari yang terburuk hingga yang terbaik. Mungkin salah satunya adalah film favorit Anda. Silahkan klik halaman berikutnya.

Garbine Muguruza Melenggang Ke Semifinal Italia Terbuka, Rafael Nadal Hengkang

Garbine Muguruza Melenggang Ke Semifinal Italia Terbuka, Rafael Nadal Hengkang

Perlombaan tenis masih berlangsung, saat ini yang sedang diselenggarakan adalah Italia Terbuka. Persaingan di turnamen tersebut tentunya semakin ketat dan menyisakan pemain-pemain terbaik yang menjadi andalan berbagai pihak. Salah satunya adalah Garbine Muguruza. Muguruza sukses masuk babak semifinal setelah berhasil membuat Venus Williams bertekuk lutut dengan perolehan nilai 6-2, 3-6 dan 6-2 pada perempat final.

 

Garbine Muguruza Kantongi Tiket Semifinal Italia Terbuka

Pertandingan antara Garbine Muguruza dan Venus Williams berlangsung hari sabtu tanggal 20 Mei 2017 dini hari WIB, di Foro Italico, Roma. Laga yang digelar tiga set itu berdurasi 1 jam 46 menit, merupakan pertarungan yang sengit, karena terjadi kejar-kejaran nilai antar keduanya. Di set pertama, Muguruza menang 6-2, tapi di set kedua semua berbalik keadaan, karena Muguruza harus rela menyerah oleh Wiliams  dengan skor 3-6.

 

Berlanjut ke set ketiga yang merupakan penentuan, Muguruza segera berjuang untuk memastikan tiket semifinal ada di genggamannya, dan akhirnya menang 6-2. Peraihan tersebut membuat Muguruza  dapat mengulang prestasi capaian musim lalu, yang juga sukses masuk ke babak empat besar.

 

Semifinal nanti, lawan petenis Spanyol itu sudah pasti sangat kuat, yaitu Elina Svitolina. Petenis Ukraina tersebut sebelumnya telah mengalahkan pemain asal Republik Ceko, yang merupakan unggulan kedua, Karolina Pliskova dengan nilai 6-2, 7-6 (11-9). Tak hanya itu saja, di slot bandar togel sgp lainnya yang masuk ke semifinal, diisi oleh Simona Halep vs Kiki Bertens. Halep telah berhasil menyingkirkan Anett Kontaveit 6-2, 6-4, sedangkan Bertens membuat Daria Gavrilova harus pulang dengan skor 6-3, 6-3.

 

Langkah Rafael Nadal Terhenti Untuk Masuk Semifinal Italia Terbuka

Ada kemenangan, tentu saja ada pula yang kalah. Seperti yang harus dialami oleh Rafael Nadal. Nadal dibuat menyerah oleh Dominic Thiem, skornya adalah 4-6, 3-6. Kekalahan yang harus diterima oleh Nadal, tentu saja harus membuat kiprahnya berakhir dalam kejuaraan Italia Terbuka itu. Pertemuan keduanya memang cukup menjadi sorotan banyak pihak. Karena diketahui bahwa Nadal pernah mengalahkan Thiem saat berlaga bersama di final Barcelona dan Madrid Terbuka, yang merupakan tur ATP sebelum Italia Terbuka di kalender Eropa.

 

Pada hari jumat, tanggal 19 Mei 2017 lalu, pertarungan Nadal dan Thiem diadakan di Foro Italico, Roma berlangsung sangat sengit. Pada set pertama, Nadal kalah tipis dengan nilai 4-6 setelah berlaga selama 51 menit. Kemudian di set kedua, Thiem yang merupakan petenis peringkat 7 ATP, tetap dapat mempertahankan performanya, sehingga Nadal kembali kalah dengan nilai 3-6 dalam waktu satu jam. Kemenangan tersebut membuat Thiem berhak untuk mengantongi tiket menuju semifinal.

 

Peraihan itu membuat langkah Nadal berhenti. Seperti yang diketahui,Nadal memang memiliki prestasi yang cukup gemilang, karena sejak tampil di Monte Carlo Masters pertengahan April lalu, dia belum terkalahkan, tapi ketika bersanding dengan Thiem di pertandingan kemarin, impiannya menuju semifinal harus pupus di tengah jalan.

 

Tak hanya itu saja, yang membuat Nadal semakin kecewa adalah petenis berusia 30 tahun itu gagal menambahkan jumlah gelarnya di Italia Terbuka. Karena selama ini, dia masih menjadi pengoleksi trofi paling banyak dengan peraihan 7 gelar.

 

Berbeda dengan Nadal, ternyata kemenangan atas Nadal, merupakan pencapaian Thiem yang berharga. Hal itu karena dia dapat masuk ke semifinal turnamen master untuk pertama kali sepanjang karirnya. Selanjutnya, Thiem hanya perlu menunggu pemenang pertandingan antara Juan Martin Del Portro vs Novak Djokovic pada babak empat besar.